Showing posts with label Make-up Beauty. Show all posts
Showing posts with label Make-up Beauty. Show all posts

Wednesday, October 6, 2010

terdapat busana untuk pria dan wanita Dalam koleksi baru ini saya mengkhususkan batik Madura


BMK 01

Bahan : Katun Primis
Ukuran 2,25 x 1,05 meter
harga Rp. 175.000

SRGC 14

Bahan : Katun Primis
Ukuran 2 x 1,05 meter
harga Rp. 110.000


Sunday, July 18, 2010

busana model terbaru untuk dijual lagi (Reseller)

Kode:
028
Motif:
udan lurik
Bahan:
lurik
Size:
L
Deskripsi:
Koleksi busana keluarga motif udan lurik berupa rok anak Rp 141.000, Blus Rp 223.000 Hem 169.000.
Harga:
Rp533000
Busana news

Kode:
031
Motif:
udan seno
Bahan:
katun
Size:
all size
Deskripsi:
Tampil menawan dengan busana sekdress motif udan seno
Harga:
Rp445000
Busana news


Kode:
018
Motif:
lawasan
Bahan:
katun
Size:
M
Deskripsi:
Blus material katun dengan sentuhan bordir di bagian depan dan lengan menambah anggun pemakainya
Harga:
Rp325000
Busana Informal


Kode:
011
Motif:
klasik
Bahan:
katun
Size:
M
Deskripsi:
Blus material katun dengan sentuhan bordir di bagian depan ,leher dan lengan menambah anggun pemakainya
Harga:
Rp312000
Busana Formal


Sunday, July 4, 2010

Koleksi Batik Terbaru Ramli


Dalam pagelaran busananya kali ini, desainer Ramli membagi 3 babak pagelarannya. Pertama, beliau menghadirkan koleksi kebaya siap pakai yang merupakan hasil para pengrajin binaan Ramli yang berasal dari Jakarta (Betawi), Lampung, dan Jawa. Di babak kedua, dihadirkan koleksi batik Papua dan motif-motifnya yang unik, serta batik Sampang dari Madura dengan warna-warna cerah dan mencoloknya yang khas. Terakhir, desainer ini menampilkan koleksi busana muslimnya yang bernuansa hitam dan putih.

Busana laki-laki dan perempuan dengan corak batif khas Madura dan Betawi yang kaya warna kerap berlenggak-lenggok meramaikan catwalk yang disaksikan para penggemarnya. Ditambah dengan aneka motif khas betawi yang di padukan dengan motif bunga yang cantik turut tercipta. Pemakaian kain sarung, selendang dan kemeja batik mengisi peragaan busana kala itu. Penonton yang hadir pun akhirnya berdecak-kagum.

Koleksi Ramli kali ini berasal dari bahan material batik ATBM, sutra tulis, yang bekerjasama dengan para pengrajin batik. Ramli ingin menciptakan desain yang semua orang mau dan nyaman saat mengenakannya. Jadi wajar saja jika koleksinya didominasi dengan batik klasik Jogja Solo. Baginya, Batik tidak harus selalu glamor. Dengan kata lain, batik juga bisa bersifat kasual. Dapat dipakai dalam desain apapun. Oleh karena itu, para perancang harus pintar memilih motif dan corak yang sesuai, contohnya, jika selama ini batik sudah biasa didesain menjadi kemeja, tetapi kali ini dibuat dengan tampilan berbeda, yaitu berupa jaket. Hmm, modifikasi yang menarik, bukan…?

Bagi Ramli, batik adalah busana khas Indonesia yang sangat mengikuti tren mode. Di tangan seorang desainer ternama Ramli, semua jenis batik khas Indonesia akan menjadi busana ready to wear elegan. Dengan sentuhan tangan dingin dan kepekaanya terhadap motif yang baik untuk batik, Ramli menjadikan batik sebagai busana klasik yang sangat berharga.

Untuk rangkaian busana muslimnya , Ramli menggarapnya dengan sentuhan yang sangat sederhana. Kain berbahan dasar katun warna putih model tunik yang dikombinasikan dengan abaya sehingga bisa dipadupadankan ini membuat busana muslimnya tampak senantiasa menarik untuk dikenakan pada saat hari raya Idul Fitri 1 syawal 1430 H.

Bagaimana, tertarik dengan koleksi batik dan busana muslim ala Ramli…? Siapkan budget sekitar Rp1,5-Rp5 juta untuk pakaian muslim dan Rp1-Rp7 juta untuk batiknya. (*)

Ramli memamerkan koleksi busananya dalam tiga sekuen


“Aku pemimpi. Mimpiku penuh warna. Gaun-gaun ini adalah khayalan yang ada di dalam imajinasi ketika menyiapkan peragaan. Saat diwujudkan menjadi rancangan busana dan aku susun satu per satu menjadi sebuah koleksi, terlihatlah sebuah simfoni karya, bagaikan orkestrasi busana yang kaya rupa” ungkap Ivan Gunawan ketika ditanya seputar Fashion Show tunggalnya pada malam 17 November 2009 lalu.

Meski telah menggelar berbagai peragaan sejak ia membuka studio kerja di tahun 2004, pergelaran kali ini merupakan peragaan perdana dengan koleksi lebih lengkap. Sebuah persembahan bagi pecinta mode agar bisa menikmati karyanya secara lebih utuh.

Bila banyak orang masih mengenalnya dengan aktivitas yang ia jalani di luar dunia mode, hadirnya peragaan ini dijadikan momen berharga oleh Ivan Gunawan untuk menunjukkan eksistensi, konsistensi dan keseriusannya berkiprah di bidang mode. Tidak lain agar nama ivan gunawan lebih dikenal dan identik sebagai perancang busana dengan ciri khasnya, yaitu tampilan total yang memadu unsur warna berani, elegansi, sofistikasi dan glamoritas yang diperkaya dengan detil-detil atraktif.

Gaun elegan dan Sexy
Peragaan menampilkan 30 set rancangan dari dua merek busananya. Koleksi “Ivan Gunawan” menghadirkan gaun koktail dan gaun malam siap pakai eksklusif. Rancangan gaun pengantin yang ikut digelar merupakan kreasinya dari koleksi busana bermerek “Love”.

Untuk mencipta koleksi “Ivan Gunawan”, ia sangat terpikat pada kain tenun jacquard yang dijumpainya di Bangkok. Melihat keindahan komposisi warna, tekstur dan motif yang kaya ragam pada tekstil itu, imajinasi pun bangkit. Mengalirlah rangkaian busana yang mewah dan memesona.

Sebagai pecinta warna super cerah, Ivan gunawan bermain dalam palet warna-warni permata seperti fuchsia mencolok, biru azura, hijau limau sampai kuning matahari. Bahkan warna hitam tidak dibiarkan sendiri, melainkan berpasangan dengan biru malam, ungu terong, perak berkilau dan emas yang mewah.

Rok pensil berpotongan mini hadir sebagai primadona, diselingi celana panjang lurus dari tenun jacquard. Kombinasinya blus organsa dengan detil ruffles berlapis-lapis yang dramatis atau blus berlengan gelembung dengan kerut draperi yang cantik. Blus bluson yang menggelembung di pinggul dirancang memperkaya koleksi.

Menikmati rancangan Ivan Gunawan adalah menyaksikan kekuatannya dalam menata rancangan secara total look. Gambaran wanitanya kali ini tampil dalam tata lembut apik dengan riasan mata smokey, beranting besar, mengenakan rok ketat mewah yang dipadu blus cantik bervolume dan berdiri di atas sepatu bertumit tinggi. Sebuah konsep rancangan yang universal, elegan, mewah sekaligus sexy.

Gaun Pengantin Berdetil Baru
Untuk koleksi “Love” ivan gunawan menampilkan gaun pengantin dengan siluet beragam, mulai lebar, duyung dan ramping. Ia menawarkan detil baru yang berbeda dari pakem yang lazim dikenal.

Selain pilihan warna putih dan off white yang umum dipakai, Ivan Gunawan memperkenalkan gaun pengantin berwarna perak dan merah jambu bedak (dusty pink) yang merebut perhatian. Bros besar, korsase dan pita terlihat mempercantik rancangan, namun elemen tidak biasa disajikan sebagai daya tarik baru, seperti bulu dan permainan frilly yang disusun unik dan penuh drama. (stans)

Batik Nusantara ala Ramli


Setelah menyelesaikan pendidikan modenya di London dan Kanada, Susan Budihardjo kembali ke Tanah Air tahun 1979. Awal karirnya di mulai dengan membuka studio kerja dan menjadi perancang mode sampai namanya kemudian dikenal luas dan memiliki tempat tersendiri dalam dunia mode di Indonesia.
Saat itu dunia mode kita baru tumbuh berkembang. Banyak bakat-bakat muda tertarik untuk menjadi perancang mode. Melihat banyaknya minat yang ingin terjun ke dunia rancang merancang, tercetuslah ide untuk mendirikan sekolah mode. Karena bagi Susan Budihardjo, pendidikan yang baik dan benar sangat menunjuang kreativitas seseorang dalam berkarya.
Di masa itu belum banyak sekolah mode berdiri. Kalau pun ada, sifatnya lebih sebagai kursus menjahit. Maka tahun 1980 Susan Budihardjo mendirikan Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo. Tidak sedikit lulusan LPTB Susan Budiharjo kini telah menjadi desainer terkemuka. Beberapa di antaranya adalah Adrian Gan, Denny Wirawan, Didi Budiardjo, Eddy Betty, Irsan, Sebastian Gunawan, Sofie, Tri Handoko, Widhi Budimulia.
Setiap tahun sekolah mode ini mempersembahkan sebuah tema acuan untuk dikembangan para siswa. Di tahun 2009 pilihannya adalah ABOUT “GREEN”, yang menampilkan sebuah parade busana serba hijau sebagai karya akhir terbaik para siswa.
Kali ini LPTB Susan Budihardjo menawarkan tren baru, yaitu Green is the New Black, warna hijau merupakan warna hitam baru bagi dunia mode. Sebuah semangat dalam mengeksplorasi warna hijau seluas dan sebebas mungkin sebagai dasar mencipta rancangan busana. Pilihan tema ini ingin membuka mata penikmat mode tentang luwesnya warna hijau yang sebenarnya bisa dikombinasikan dengan segala warna, tergantung pada nada dan nuansa warna yang dipakai sebagai paduan.
Hasilnya, jangan bayangkan warna hijau hanya sebatas mengungkap kepedulian pada lingkungan atau dikenal dengan tema ekologi yang sudah banyak disajikan. Dengan warna hijau, bisa terbuka berbagai gaya tampilan yang begitu kaya rupa, mulai dari klasik, kontemporer, elegan dan funky, modern dan etnik, girlie dan dramatis, glamor dan kasual, feminin dan maskulin sampai vintage dan futuristis.
Hadirnya hijau sebagai warna primadona juga menyiratkan sebuah pesan. Bahwa pada warna hijau selalu terpancar seberkas titik harapan. Sebuah simbolisasi akan datangnya hal baru, karya baru, siswa baru yang diharapkan akan menggoreskan nama terkenal bagi dunia mode di Tanah Air pada masa depan.
LPTB Susan Budihardjo menyadari bahwa unsur inovasi akan membuat sebuah karya tampil menyita perhatian. Sebagai sebuah lembaga pendidikan di bidang mode, LPTB Susan Budihardjo merasa perlu untuk menawarkan hal baru, segar dan berbeda sebagai alternatif. Bahwa ada cara lain untuk menciptakan karya yang menarik lewat berbagai sudut pandang. Pemanfaatan warna hijau yang jarang diolah ini menjadi karya yang inspiratif menawarkan sebuah sajian mode yang segar.
Jenis rancangan lebih mengutamakan tipe busana siap pakai. Dalam perjalanan kreativitas saat mencipta, tidak semua siswa menampilkan gaya itu. Terlihat juga arah rancangan berkesan eksperimental untuk memperlihatkan kemampuan teknik yang luas. Semua itu merupakan sebuah kebebasan yang ditawarkan agar tercipta kreasi yang maksimal dan total.
Dalam segi presentasi, bentuk peragaan mencoba mempersembahkan gaya pertunjukan yang lebih profesional, baik dari segi koreografi, tata panggung, pilihan model dan durasi. Cara ini dilakukan dalam upaya untuk memperlihatkan profesionalisme lembaga pendidikan mode yang telah diakui reputasinya selama ini.
Peragaan menampilkan karya 63 siswa pilihan LPTB Susan Budihardjo Jakarta angkatan 2008. Masing-masing siswa menggelar 3 koleksi dengan tampilan total mulai busana, pelengkap busana sampai rias wajah dan tata rambut sesuai konsep berkarya masing-masing. Sebanyak 9 orang alumnus angkatan 2007, yang kini dapat dikatakan sebagai ‘pendatang baru’ dalam dunia mode, ikut mempersembahkan koleksi mereka dengan menggunakan bahan produksi Textile One Premium Choice.
Setelah digelar di Jakarta, koleksi ini juga akan diperagaan di kota-kota tempat cabang LPTB Susan Budihardjo berada, yaitu Semarang, Surabaya dan Denpasar.
Untuk memperkuat tema serba hijau dan menunjukkan kreativitas para siswa, di area foyer tempat acara berlangsung dipamerkan koleksi para siswa dalam bentuk busana miniatur yang dikenakan di atas patung torso mini hitam. (stans)

Cuatkan Batik dan Busana Muslim


Kali ini Widhi berusaha tampil beda meski tak menghilangkan cirri khas desain bajunya yang selalu tampil dalam warna feminine sehingga mengesankan keanggunan pada sang penggunanya. Namun, sesuai dengan tema yang diusungnya yakni 'Emotion', Widhi mulai menunjukkan keberaniannya dalam hal detail warna maupun teknik drapery yang diaplikasikannya dalam koleksinya kali ini.

Perpaduan warna-warni cerah seperti hijau, jingga, merah muda, emas, ungu, hitam putih tampak anggun berpadu detail manik, bordir, bebatuan, korsase serta hiasan kepala yang dibuat secara khusus oleh Widhi guna mempermanis gaunnya. Bahan-bahan yang dikenakan Widhi juga masih berkisar antara taffeta, sutra, lace, sifon, tulle perancis serta organdi yang mampu mengeluarkan efek glamour pada penggunanya.

Sedangkan untuk style, Widhi memilih bentuk H-line dress, babydoll, fit flare, tulip dress, volume dress, ballon dress serta celana, blus dan blazer androgini for any occasion. Tak luput pula beberapa kolesi bridal turut mewarnai pagelaran tunggal Widhi kali ini dengan detail sederhana serta warna putih sempurna.

Secara keseluruhan, koleksi Widhi kali ini memang lebih emosional dibanding desain rancangan Widhi pada umumnya yang biasa mengambil warna-warna kalem seperti pink, baby blue, white serta banyak didominasi oleh gaun panjang. Namun kini, tampak Widhi juga mulai berani menampilkan mini dress dengan potongan unik serta jahitan yang tak biasa tanpa meninggalkan kesan anggun yang menjadi ciri Widhi.

Rancangan pria kelahiran Semarang 23 Juli memang telah diakui dunia, hal ini terbukti pada saat ia mewakili Indonesia untuk International Apparel Foundation (IAF) World Young Designers Award di Istanbul, Turki pada tahun 1996. Di Jakarta sendiri, butik-butik Widhi tersebar di pusat perbelanjaan bergengsi seperti Plaza Senayan, Taman Anggrek, Grand Indonesia, Pasific Place serta Pasaraya Grande. (stans)


Thursday, June 17, 2010

Baju, Baju Muslim, Baju Kurung, Baju Anak, Baju Wanita, Baju Pesta

Kode:
025
Motif:
pekalongan
Bahan:
katun
Size:
L
Deskripsi:
Stelan anak motif pekalongan warna cerah
Harga:
Rp61000
Busana news

Produk Busana Terbaru Busana news

busana terbaru dari BOSS Hugo Boss

Kode:
027
Motif:
pekalongan
Bahan:
embos
Size:
all size
Deskripsi:
Tampil menawan saat acara pesta dengan balutan sekdres
Harga:
Rp262000
Busana news

Koleksi Baju & Baju Fashion : Model Baju Terbaru & Fashion Terbaru

Koleksi Terbaru Hugo Boss
Refleksi Emosional dalam Keanggunan


jjs
BUSANA TERBARU – Peresmian butik ”Combined BOSS Men & Women” di Plaza Senayan dimeriahkan presentasi koleksi busana terbaru dari BOSS Hugo Boss (pria) dan BOSS Woman.

JAKARTA – Saat peresmian butik BOSS Man & Woman di Plaza Senayan, minggu lalu, koleksi terbaru dari BOSS Hugo Boss (pria) dan BOSS Woman dihadirkan di hadapan publik. Irama keseimbangan baru muncul dari koleksi baju pria BOSS, dan inspirasi emosional ditampilkan melalui busana wanitanya.

Koleksi Hugo Boss mengarah pada tren penjiwaan yang bebas dan penuh energi optimis. Celah pemisah antara natural dan teknis makin dipersempit oleh hadirnya keseimbangan baru. Volume kembali mengisi tren busana pria, akan tetapi masih tetap ringan dan nyaman. Formal dan informal berpadu menjadi satu kesatuan, guna menciptakan suatu desain estetika terbaru. Kesannya makin bergaya, dengan paduan jenis bahan dan tekstur untuk mendapatkan efek yang dinamis.
Gaya jahitannya teliti, gelap dan chic, berfokus pada jaket berlapis dada tunggal dan berkancing ganda, serta berpotongan langsing dengan kelepak panjang yang sempit dan garis bahu yang natural. Pantalon berpotongan pinggang rendah dengan garis jahit yang pas pada pinggul. Gaya baru dari jaket berlapis dada ganda juga diperkenalkan.
Ada pula jaket unconstructed dan tak berlapis untuk mereka yang bergaya santai. Jaket berbahan kulit di kedua sisi juga hadir untuk para aktivis di luar ruang.
Kehadiran tema rustic chic tetap dipertahankan, melalui gaya etnis elegan yang dikombinasi dengan gaya anak jalanan dalam warna-warna merah bata, cokelat, olive dan camel. Hal penting dari permainan proporsi adalah kunci utama dari tampilan ini, yaitu busana longgar dan berpotongan langsing yang dipadukan menjadi satu.
Di bagian lain ada paduan kardigan rajut dan sepasang pantalon lebar. Selain itu jaket korduroi dengan detail potongan bahan kulit dan kancing manset yang fungsional, kemudian jaket jeans dari wol herringbone dan kerah bulu yang dapat dilepas-pasangkan, ataupun jaket kulit sapi berpotongan pendek dengan busana chunky jumper di dalamnya.

Spirit Kontemporer
Sedangkan koleksi terbaru dari BOSS Woman kini mereflesikan mood wanita yang berbeda-beda, begitu pula dengan kebutuhannya, yang bisa dijumpai saat bekerja atau nyantai. Koleksi ini terinspirasi dari tingkatan emosional seorang wanita. Hasrat untuk tampak cerdas dikombinasikan dengan keinginan romansa dan misteri.
Busananya terdiri dari mantel berpotongan ramping, hingga gaun terusan panjang dengan detail menarik pada garis jahitannya. Ada pula jaket fitted cropped dan pantalon berpotongan langsing, yang makin melengkapkan spirit kontemporer dari busana sport, kemudian diseimbangkan dengan blus yang bisa dikenakan dalam berbagai acara.
Permainan padu padan yang kontras, berupa garis jahitan sportif, maskulin dan feminin, serta bahan berkilap. Warna-warna mewah antara lain cigar brown, deep mineral green disertai beberapa permainan motif yang sensasional.
BOSS Woman juga menghadirkan busana kasual untuk bersantai, kelihatan sportif dengan sentuhan feminin. Permainan proporsi terlihat pada paduan jaket small fitted dengan sepasang pantalon lebar dari bahan flannel. Ada pula paduan dengan jaket fitted berbahan sutra nilon dengan celana kargo.
Koleksi terbaru BOSS Woman mencakup pilihan korduroi, washed tweeds dan beludru katun washed. Selain itu ada pilihan bahan rajut dan rajut tambal sulam untuk mantel. Sentuhan bordir bermotif tumbuhan memberi nilai tambah dengan jahitan ganda yang kuat pada beberapa mantel dan jaket.
Kreasi detail diambil dari busana korset dan lingerie, dengan hook dan penutup pada jaket, serta jahitan kuat pada blus dan terusan untuk guna menghasilkan busana pas badan.
Untuk kebutuhan pada malam hari, beberapa anjuran pilihan adalah berupa terusan berbahan tulle dengan materi kulit berwarna cokelat, ataupun terusan stone-washed berwarna krem dengan kemeja dari sapu tangan.
Inspirasinya berasal dari beragam budaya di seluruh dunia. Jajaran warna yang hadir adalah merah menyala dan ungu, sebutlah di antaranya wine dan scarlet, yang sangat cocok diberikan detail bordir tumbuhan dan motif yang enak dipandang lainnya. Suatu pilihan beragam yang inspiratif.

Model baju terbaru di Fashion Baju Bandung Online

JT-0027
Jaket Kulit Lengan 3/4 Gelombang
Rp 53.000

JT-0026
Jaket Kulit Topi Kantong Lengan Panjang
Rp 58.000

KL-0062
Kemeja Lis Bahu Lengan 3/4
Rp 65.000

KL-0060
Kemeja Pita Lengan Kerut Pendek
Rp 63.000

TP-0097
Tas Pesta Love Gelombang
Rp 36.000

TP-0098
Tas Pesta Plat Persegi Lancip
Rp 36.000

KM-0138
Kalung Batu Bintang Love
Rp 40.000

KM-0151
Kalung Etnik Batu
Rp 40.000

Store Pakaian Wanita & Butik Online

BK-0217
T-Shirt Enjoy Girl
Rp 35.000

BK-0209
T-Shirt Spongebob Who What
Rp 25.000
BC-0063
T-shirt Couple Flying Salur
Rp 74.000
BC-0064
T-shirt Couple Bendera Mobil
Rp 60.000

Thursday, May 20, 2010

Sitting here in our freezing office in Melbourne

Sitting here in our freezing office in Melbourne, I wish I could don the winged shoes worn by Alana Zimmer in her sports fashion inspired pictorial for the June edition Flare magazine. It was lensed on a very inviting beach by photographer Max Abadian; but all I can hope for is seeing the down-under take on 2010 fall fashion trends through my quickly frosting over glasses.

Alana Zimmer and her Winged Shoelasses.

Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010
Alana Zimmer: Flare June 2010